Info

SELAMAT DATANG

SELAMAT DATANG DI BLOG LONTARA CYBER, BLOG ini adalah blog yang menyajikan info dan pekembangan teknologi,tentang kehidupan saya, keinginan saya, dan hal-hal yang saya sukai. selamat bergabung di blog saya, semoga bisa jadi motivasi dan inspirasi bagi anda yang membaca nya

Sekilas Tentang Admin

Admin Blog ini :: ewinklontara yang lahir di kabupaten SIDRAP SULAWESI SELATAN, Yng lahir tanggal 21 februari 1988

1 Des 2011

Reset Password BIOS Tanpa Cabut Baterai CMOS Menggunakan Hiren Boot CD

Kali ini saya akan berbagi cara mereset password BIOS menggunakan Hiren Boot CD, bagi teman-teman yang lupa password BIOSnya n gak mau pusing-pusing buat bongkar motherboard buat nyabut baterai CMOS, teman-teman bisa coba menggunakan Hiren Boot CD. Dibawah ini tutorial cara mereset password bios tanpa mencabut baterai CMOS.

Booting menggunakan Hiren Boot CD, lalu pilih dos programs -> bios/cmos tools -> kill cmos (wipe cmos) dan lihat gambar berikut : 




Setelah selesai, restart komputer maka password BIOS udah di reset. Syarat mutlak adalah settingan default BIOS harus booting dari CD/Flashdisk. Kalo tetap dari hardisk terpaksa mau gak mau harus cabut baterai CMOS.

Selamat Mencoba...!!

Tips Merawat Flashdisk

Flashdisk sudah melekat menjadi kebutuhan bagi semua pengguna komputer. Hal ini dikarenakan akan kebutuhan kita yang akan adanya wadah portable (ringkas, ringan dan mudah dibawa kemana-mana) sebagai media peyimpan data.
Flashdisk rentan sekali mengalami kerusakan, yang tentunya akan mempengaruhi seluruh data-data yang kita miliki didalamnya. Banyak faktor kerusakan pada flashdisk pada umumnya disebabkan beberapa hal seperti kelalaian kita dalam menggunakannya, virus serta hal-hal lainnya.
Guna menjaga data yang kita miliki agar tetap dalam keadaan baik dan memperpanjang usia flashdisk, akan lebih baik bila kita mencermati beberapa tips berikut ini :
  1. Memberikan perlindungan pada flashdisk (terutama komponen logam kecilnya/sirkuit), dengan selalu menggunakan penutupnya/jika ada. Bila jenis yang tidak menggunakan wadah/tutup, lebih baik selalu berhati-hati dalam menyimpan, menggantung dan meletakkan flashdisk. Karena komponen sirkuit pada flashdisk (berwarna kuning logam) merupakan bahan yang sensitif. Untuk itu, upayakan sebelum membeli flashdisk carilah yang memiliki wadah yang baik dan yang telah teruji brand / merk-nya.
  2. Satu dari beberapa kerusakan Flashdisk seringkali disebabkan suhu, medan magnet, air dan benturan. Jadi akan lebih baik anda menghindari tempat-tempat tersebut bila akan meletakkan flashdisk anda.
  3. Pastikan flashdisk anda selalu dalam posisi yang benar saat digunakan, baik ketika memasang pada USB port ataupun ketika hendak mencabutnya.
  4. Pastikan media flashdisk anda sering di scan antivirus secara berkala dengan program antivirus yang baik. Hal ini tentunya harus lebih sering dilakukan guna memastikan data yang kita miliki lebih aman, terutama setelah berhubungan dengan internet.
  5. Hindarilah penyimpanan langsung pada flashdisk. Akan lebih baik bila kita menyimpan dahulu pada hardrive komputer terlebih dulu. Hal serupa sangat berpengaruh bila flashdisk anda digunakan untuk langsung menyimpan hasil download dari internet ataupun upload data langsung ke internet. Setiap proses read and write data secara langsung pada flashdisk akan mempengaruhi usia flashdisk.
  6. Jangan sekali-kali memaksa menyimpan data yang berlebih pada flashdisk. Upaya ini akan memaksa daya dan kapasitas terbatas yang dimilikinya. Untuk mengatasi hal ini, ada baiknya anda membeli flashdisk berkapasitas besar dan selalu menyisakan ruang kosong (free space) pada flashdisk ( minimal 2 – 5 % dari kapasitasnya )
  7. Setelah anda selesai menggunakan flashdisk pada komputer, pastikan media flashdisk telah melalui langkah SAFETY REMOVING oleh komputer. Hal inilah yang kerap terjadi disaat kita terburu-buru langsung mencabut dari USB port. Gunakanlah fitur pada komputer anda untuk melepaskan media removable disk dari komputer dengan aman, tentunya dengan klik safety remove hardware yang biasa terdapat pada pojok kanan bawah. Cara lain dapat dilakukan dengan EJECT / STOP pada bagian folder disk drive.
  8. Bila flashdisk anda bermasalah dengan virus, corrupt data, missing data/link, dan lain-lainnya akan lebih baik gunakan software yang tepat untuk melindungi data anda (seperti antivirus yang baik, program recovery yang baik, dan sebagainya). Untuk hal ini, anda dapat menemukan banyak informasi terkait dengan browsing di internet.
  9. Bila tidak memungkinkan memperbaiki flashdisk yang bermasalah, langkah terbaik adalah flashdisk anda di perbaiki oleh orang yang mengerti akan komputer. Jangan coba-coba untuk membuka flashdisk dengan paksa, karena akan berakibat lebih fatal.
Kiranya beberapa tips diatas dapat membantu kita dalam menjaga data-data yang kita miliki dalam sebuah flashdisk. Sekali lagi, lebih baik merawat dari sekarang daripada anda mengalami kehilangan DATA yang penting bagi anda.
Uraian tips diatas saya himpun dari berbagai sumber, tentunya tak menutup kemungkinan rekan-rekan memiliki cara lain yang lebih baik. Kiranya dapat disharing langsung dengan memberikan komentar atas posting ini.
Terima kasih, semoga bermanfaat…

Membuat Koneksi Wireless Antar Laptop XP

Kalau anda mempunyai dua buah laptop atau lebih atau komputer desktop yang mempunyai wireless LAN card (wifi) dan antara masing – masing laptop/ komputer tersebut ingin terhubung atau terkoneksi satu sama lain sehingga dapat sharing data, printer, internet, remote komputer dll. Cara sederhana dapat dilakukan dengan koneksi adhoc yaitu koneksi wireless LAN tanpa menggunakan akses point, terhubung langsung antara komputer ke komputer lainnya tanpa menggunakan kabel. Berikut Tips & Triknya :
 Setting koneksi adhoc untuk windows xp sp2 adalah sebagai berikut :
• Nyalakan wifi
• Masuk ke network connection (klik start -->Control Panel --> Network and internet connection --> Network Connection )
• Klik kanan pada wireless network connection, kemudian klik properties
• Pilih Tab Wireless Networks --> klik Advanced
• Pilih Computer-to-computer (ad hoc) networks only
• Klik Close, Tampilan akan kembali ke jendela Wireless Network Connnection Properties
• Pada Preferred networks , klik Add
• Beri nama Network name (SSID) sesuai dengan yang kita inginkan misalnya contoh disini saya beri nama mynet (pada komputer yang lain namanya harus sama (mynet)).-->klik OK
• Pada Wireless network key, agar lebih mudah dulu  network Authentication diisi : Open , pada Data encryption diisi : Disable. ( kalau mau langsung pakai proteksi juga silakan, tapi sebaiknya seperti ini dulu, nanti kalau sudah berhasil koneksinya silakan utak-atik option ini )

Sehingga pada preferred networks akan tampil nama SSID yang sudah kita buat dengan nama mynet --> klik ok untuk keluar.

• Lakukan hal / langkah yang sama pada laptop/komputer yang lain yang akan dikoneksikan. ( ingat nama /network name (SSID) harus sama ( mynet)).
• Kalau kedua komputer sudah disetting seperti langkah di atas, langkah selanjutnya adalah tinggal mengkoneksikannya yaitu dengan masuk ke Network Connection, kemudian klik kanan pada Wireless Network Connection --> pilih View available wireless networks.
Disana akan tampil SSID dengan nama mynet, sorot dengan mouse kemudian klik tombol Connect. Tunggu beberapa saat sampai statusnya Connected.

•• Sebenarnya kalau komputer kesatu selalu nyala, pada komputer kedua dan ketiga dan seterusnya tidak perlu disetting apapun, cukup nyalakan wifinya, View available wireless networks, pilih dan kemudian Connect. (seperti kalau kita koneksi pada hotspot).

• Untuk Melihat berhasil tidaknya koneksi antar komputer, kita bisa melakukan perintah ping ke nama komputer lawan.
- untuk mengetahui nama komputer : klik kanan pada my computer --> properties --> pilih tab Computer Name-->full computer name ( = nama komputer)
- Buka Command prompt (start --> klik RUN--> ketik cmd--> klik OK )
- Ketik ping namakomputerlawan (ping spasi nama komputer lawan) tekan enter, kalau berhasil akan ada reply dari komputer lawan.
- Kalau tidak ada reply bukan berarti belum berhasil, karena mungkin fungsi untuk pingnya dari komputer tersebut disable.

• Cara lain :
Dengan melihat IP address yang didapat oleh masing - masing komputer. ( karena cara diatas kita tidak mengisi nomor IP secara manual, tetapi secara otomatis/DHCP, ( maksudnya otomatis disini supaya lebih mudah , di bagian bawah ada cara setting IP secara manual ).
Cara melihat IP address yang didapat yaitu masuk kembali ke Network Connection--> dobel klik pada wireless network connection yang sedang terkonek--> kemudian klik Support, (dilakukan di kedua komputer ), kemudian bandingkan hasilnya.

Masing - masing komputer harus mendapat nilai subnet mask yang sama : misal disini subnet masknya didapat 255.255.255.0 (kelas C), komputer-a dan komputer-b harus sama yaitu 255.255.255.0
Masing - masing komputer harus mendapat IP address yang satu network misal kalau komputer-a mendapat 192.168.0.X, maka komputer-b harus mendapat 192.168.0.X juga (hanya nilai Xnya saja yang berbeda antara komputer a dan b).
Klik Repair di salah satu komputer kalau tidak didapatkan nilai seperti ketentuan di atas, sampai mendapatkan IP address dan subnet mask yang sesuai.

Setting IP Secara Manual

•• Bisa saja pada beberapa kasus akan kesulitan mendapatkan IP sehingga koneksi tidak berhasil, maka kita harus set IP secara manual.
Caranya :
-masuk ke network Connections-->klik kanan pada wireless network --> klik properties.
-Dobel klik pada internet protocol (Tcp/ip) --> klik pada use the following ip address.
Pada komputer kesatu set ip address : 192.168.0.1 subnet mask: 255.255.255.0
Pada komputer kedua set ip address : 192.168.0.2 subnet mask: 255.255.255.0
Pada komputer ketiga set ip address : 192.168.0.3 subnet mask: 255.255.255.0
Dan seterusnya..
Apabila komputer kesatu mempunyai koneksi internet dan akan sharing ke yang lainnya, maka pada komputer kedua, ketiga dan seterusnya. Kolom Default Gateway dan Preferred DNS servernya harus diisi yaitu : 192.168.0.1 .

Untuk melakukan Sharing Data :

• Klik kanan pada drive atau folder yang akan disharing --> pilih Sharing and security
--> Contreng pada Share this folder on network, isi Share name.--> klik OK
• Untuk mengakses data dari komputer lawan bisa dilakukan dengan mengetik di RUN command \\namakomputer atau \\noIPaddress komputer lawan yang akan diakses.

Untuk Sharing Koneksi Internet

• Di komputer yang ada koneksi internetnya masuk ke Network Connection --> Klik kanan pada koneksi internet yang akan disharing --> klik properties
• Pilih Tab Advanced, Contreng Allow other network user to connect through this …,
• Klik tombol Setting, contreng services yang akan disharing, (yang mutlak untuk sharing internet adalah Web Server (HTTP), yang lainnya HTTPS, FTP, POP3, dll terserah anda sesuai kebutuhan, atau boleh juga pilih semua.--> kemudian klik OK.

20 Jul 2011

Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate

Windows 7 sudah resmi dirilis hampir dua  tahun yang lalu, tetapi mungkin sebagian belum tahu tentang beberapa edisi Windows 7 yang banyak beredar. Tidak jarang Laptop baru disertakan dengan Windows 7 Starter. Tahukah apa beda edisi ini dengan yang lain? Terdapat paling tidak 6 edisi Windows 7, yaitu : Windows 7 Starter, Home Basic, Home Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate, lalu apa perbedaannya?
Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate Image
Meskipun terdapat 6 edisi yang berbeda, 3 edisi yang paling banyak beredar adalah Windows 7 Home Premium, Professional dan Ultimate. Sebenarnya edisi apapun, semua fitur windows 7 sudah ada didalamnya, hanya saja fitur-fitur tersebut hanya diaktifkan menyesuaikan edisi-nya. Untuk mengupgrade ke fitur atasnya, tidak perlu menggunakan DVD baru tetapi bisa menggunakan Windows Anytime Upgrade.
Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate Image
Untuk mempermudah mengetahui perbedaan masing-masing edisi, berikut penjelasan singkat masing-masing edisi Windows 7.

Windows 7 Starter






Target: Seluruh dunia, biasanyMengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate Imagea hadir dengan paket komputer baru (laptop/netbook)
Fitur Utama (kunci): Taskbar, Jump list, Windows Media Player, Backup & restore, Action Center, Device Stage, Play to, Fax anda Scan dan Game sederhana.
Keterbatasan: tidak ada Aero glass, berbagai fitur modifikasi desktop, windows touch, media center, live thumbnail preview, home group creation, tidak ada Multi bahasa, maksimal RAM 2 GB, tidak terseda versi 64bit.
Harga: Kisaran $50 (di Indonesia).
Dengan windows 7 starter, pengguna tidak bisa mengubah wallpaper atau theme windows. Pada awalnya Windows 7 Starter dibatasi hanya bisa menjalankan 3 program satu waktu, tetapi akhirnya keterbatasan ini dihilangkan, sehingga pengguna tetap bisa menjalankan banyak program dalam satu waktu, dibatasi jumlah memory saja.
Untuk edisi 32 bit, semua windows selain windows starter mempunyai batas maksimal RAM atau Memory 4 GB. Untuk edisi 64 bit, lebih tinggi dan berbeda-beda.

Windows 7 Home Basic


Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate ImageTarget: Untuk Wilayah tertentu saja, seperti di Indonesia. Fitur Utama (kunci): Multiple monitor, fast user switching (berganti user), desktop wallpaper, desktop windows manager, network printing, internet connection sharing, sebagian windows aero.
Keterbatasan: Tidak bisa membuat Homegroup baru, tidak disertakan DVD decoder ( MPEG-2 dan Dolby Digital), tanpa multi touch, premium games, Windows Media center, tidak ada Multi bahasa, dukungan Windows Aero tidak penuh.
Harga: Kisaran $80 (di Indonesia).

Windows 7 Home Premium


Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate ImageTarget: Global Fitur Utama (kunci): Aero Glass, Aero Background, Windows Touch, Membuat Home group baru, Media Center, DVD Playback dan pembuatan, premium games dan Mobility Center.
Keterbatasan: Domain join, Remote desktop host, backup dari jaringan, Encryption File System, Offline Folder.
Harga: Kisaran $110 (di Indonesia).

Windows 7 Professional


TaMengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate Imagerget: Pengguna IT menengah keatas. Fitur Utama (kunci): Windows XP Mode, Domain Join, Remote desktop host, location aware printing, mobility center, presentation mode, offline folder.
Keterbatasan: BitLocker, BitLocker toGo, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI Language Pack, booting dari VHD.
Harga: Kisaran $150 (di Indonesia).
Windows 7 Professional menawarkan semua fitur edisi dibawahnya. Juga mulai ada fitur Windows XP Mode yang tidak disediakan di edisi dibawahnya.

Windows 7 Enterprise


Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate ImageTarget: Pelanggan Bisnis ( volume-licenses). Fitur Utama (kunci): BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, boot from VHD.
Keterbatasan: Lisensi Retail.
Selain perbedaan mengenai lisensi, Windows 7 Enterprise mempunyai fitur yang sama dengan Windows 7 Ultimate.

Windows 7 Ultimate


Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate ImageTarget: Retail market, ketersediaan terbatas. Fitur Utama (kunci): semua fitur windows 7 edisi sebelumnya ditambah dengan BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, boot from VHD.
Keterbatasan: Volume Licensing.
Diatas adalah beberapa fitur utama atau penting yang bisa dijadikan gambaran. Tiap edisi windows diatasnya menyertakan semua fitur edisi windows dibawahnya, dan keterbatasan tiap edisi yang dijelaskan diatas, biasanya ada di edisi windows atasnya. Untuk mengetahui perbedaan masing-masing edisi. Semoga bermanfaat.